Sketsa Pada Suatu Ketika

Sketsa Pada Suatu Ketika

ingat saat kalian merayu burung camar
dengan liukan dan gelora berpusar
melepas anak-anak ikan dan melipat jala
dan laguna pesta penuh suka cita
berpendar sejauh mungkin

gegaris yang bundar memelukmu
pada satu spot di tubir sana

sampai saat kemarau pada jarak dan jejak
masih pada nun jauh di sana
seperti saat menjelma sepasang lumba

pada pasir putih pada terumbu
pada anemon pada ikan giru

saat kian menjauh dari muara landai
semacam pelarian hingga ke labirin perut benua
pada palung yang mengasikkan, hanya sepasang

pada sketsa keterasingan yang masih diam benam
hingga malam berlalu, dan tak bisa kemana-mana
bagai doa para pelaut yang kapalnya karam
kepada pasang yang endapkan rindu

di antara kalian mengapa jarak dan lambaian
semakin berliku saling meninggalkan

Sungguminasa, 30/10/2009

Advertisements

About reefberry

orang biasa
This entry was posted in Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s