sajak pada gerbong kereta

sajak pada gerbong kereta

pada kereta yang sebenarnya datang terlambat
yang membelah dusun dan kelok sungai purba
yang dikuasai segenap yang bertulang belakang
para primata dan reptil melata

menyesaki ruang ekonomi dan eksekutif
padat merayap hingga pintu keluar
mereka bebas bunyikan peluit bersahutsahutan
memanjati tiangtiang dan umbulumbul

kami datang, para satwa rimba raya
dari kecebong hingga macan kumbang
yang datang dari kegelapan yang terlupa oleh jaman

gerbong kian kencang melaju deru
menuju gerbang kemenangan di alunalun kota
entah siapa lagi yang belum tertera di manifes

makassar 06112009

Advertisements

About reefberry

orang biasa
This entry was posted in Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s