Buku : Dengan Pujian Bukan Kemarahan ~Rahasia Pendidikan dari Jepang~

RINGKASAN

Buku : Dengan Pujian Bukan Kemarahan ~Rahasia Pendidikan dari Jepang~
Tebal : 295 + XVIII

Buku ini berisi kumpulan pengalaman mendidik anak penulis selama di Jepang, khususnya di Provinsi Kanagawa. Terdiri atas Prolog, Tiga Bab dan Epilog,dengan rincian sebagai berikut :

PROLOG : [kutipan :] “…Buku ini adalah catatan pembelajaran saya selama membesarkan anak-anak di Kampung Shirahata, Kanagawa, Jepang. Di sebuahmasa yang berjarak60-an tahun dari setting cerita Toto-chan. Tentu banyak yang berubah dan berbeda. Idealisme dan keindahan yang memukau di SD Tomoe, tak semua bisa saya temukan di sini, namun sedikit banyak masih tetap ada yang tersisa, yang sayang untuk saya lewatkan begitu saja.

Saya bukalah seorang ibu yang sempurna. Bukan super okaasan yang selalu sabar melap semua tumpahan, telaten menjawab pertanyaan anak-anak yang seperti tak ada habisnya, selalu bersamangat merancang pendidikan anak-anak.
Saya adalah seorang ibu seperti layaknya ibu-ibu lainnya, yang mengalami
pasang-surut semangat dalam menjalankan tugas sebagai ibu. Meskipun begitu,
saya bertekad untuk terus belajar, berharap bisa meneladani kepala sekolah
SD Tomoe, Pak Kobayashi, yang dikenang anak-anak muridnya seperti Toto-chan.”

BAB I : Mendidik Andak, Belajar dari Jepang
I. Sekilas Tentang Lembaga Pendidikan Andak di Jepang
a. Youchien
b. Hoikuen
c. Kids Supporter
d. Sekolah Dasar

2. Dengan Pujian, Bukan Kemarahan
3. Keteladanan dalam Menanamkan Tanggung Jawab
4. Membangun Kemandirian

BAB 2 : Belajar Menjadi Orang Tua
1. Lukisan Jiwa yang Damai
2. Nasihat Nggak Nyambung
3.Pembandingan yang Menyesatkan
4. Saling Mengajari
5. Refleksi Kemarahan
6. Kok Gitu Marahnya
7. Agar Tak Marah Lagi
8. Habis Bosan Terbitlah Kreasi
9. Tunggu Uang Saku, Ya…
10. Di Antara Prioritas
11. Bento yang Tertinggal
12. Menapak Jalan
13. Membuat Kue Kering
14. Apresiasi

BAB 3 : Uluran Tangan dan Cermin di Negeri Samurai
1. Ajaibnya Stiker dan Plester Obat
2. Menautkan Hati, Cermin dari Koukan No-to dan Pohon Ayah
3. Cermin Dua Jenis Piyama
4. Saat Anak Jatuh
5. Belajar Sampai Tua
6. Dengarlah dengan Mata, Hati dan Telinga
7. Bukan Dokter Biasa
8. Klinik Gigi-Baca-Tulis
9. Mangkuk Nasi yang Dibawa Berlari
10. Uluran Tangan Balerina
11. Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
12. Misaki yang Terluka
13. Selimut Sengkarut Sosial
14. Pesan-Pesan Kakek Chakumoto
15. Nggak Pemarah Sih…
16. Kelas Persamaan Derajat di Kebun Binatang
17. Sahabat Pagi Bernama Hayashi Obasan
18. Topi untuk Hayashi Obasan
19. Di Antara Butir-Butir Permen
20. Cemin Dua Perempuan

EPILOG 1 : Tidak Ada Masalah?
EPILOG 2 : Surat Tengah Malam


Nesia Andriana Arif
Kanagawa, Japan.
nesiari@gmail.com
http://www.closertojapan.com
http://www.japaneseonline.org
http://www.infometrik.com

Advertisements

About reefberry

orang biasa
This entry was posted in Sahabat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s