Category Archives: Refleksi

Jangan Main-Main Dengan MK

Makassar 29 Juli 2010. Pagi tadi, Pahir Halim, mantan anggota KPU Makassar duduk bersebelahan dengan salah satu anggota DPRD Kota Makassar di dekat pintu masuk ruang berpendingin Warkop Phonam, Jalan Boulevard Makassar. Pahir adalah senior saya saat bekerja di salah … Continue reading

Posted in Refleksi | Leave a comment

Maka Menangislah Pagi

Pada lima Juli dua ribu sepuluh di Selatan Kota Sungguminasa. Hanya beberapa puluh meter dari Sungai Jeneberang, saat jarum jam di angka sepuluh lebih dua puluh menit. Pagi mulai panas. Para pengendara bergegas menderu menuju utara kota. Satu persatu, para … Continue reading

Posted in Refleksi | Leave a comment

Mengapa Bong Tinggal Kelas

Tamarunang, Gowa pada satu pagi yang cerah di hari libur nasional tepatnya Kamis, tanggal 13 Mei 2010. Tidak jauh dari batang sungai Jeneberang. Belasan anak-anak antara 8 hingga 14 tahun sedang main bola di depan rumah kami. Rumah kami bersebelahan … Continue reading

Posted in Refleksi | 6 Comments

Anak-Anak, Kita dan Goda Internet

Si sulung Intan kini sumringah. Bangga sejajar teman sekelasnya karena telah punya akun jejaring sosial. Khalid Adam, adiknya tidak mau kalah, merengek dibuatkan akun walau saya tolak. Dunia internet semakin dekat ke mereka, dunia yang disebut sebagai pemicu merebaknya gambar … Continue reading

Posted in Refleksi | 3 Comments

Menyoal Predikat Miskin

“Sotta!” Kata anak saya ke teman mainnya saat kerja kelompok. Dia mengatai temannya sok tahu saat si teman menyebut sesuatu yang tidak jelas dalilnya. Lalu, lelaki usil pada perempuan, suka menggoda, dalam bahasa Makassar disebut lale, maleda’ dalam bahasa Luwu. … Continue reading

Posted in Refleksi | Leave a comment

Potret Jupe Berlatar Pacitan

Tanggal 27 April 2010. Masih pagi sekali. Saya sedang bersiap-siap menuju tempat kerja. Saat mengencangkan ikat pinggang, televisi menayangkan Julia Perez alias Jupe sedang menarik ujung baju ketat warna hijaunya dengan dada membusung. Pacarnya yang pesepakbola Latino berdiri di sampingnya … Continue reading

Posted in Refleksi | 1 Comment

Hamid Cs, Dari Tamalate Ke Tanah Bugis

Matanya sipit dengan bola mata kecoklatan. Berbadan tegap dan berkulit hitam. Saat saya salaman telapak tangannya terasa kuat menggenggam. Namanya Hamid. Di sampingnya, duduk dengan tenang Samir. Mereka datang ke ke tanah Bugis untuk bekerja di gudang beras Haji Karajeng. … Continue reading

Posted in Refleksi | Leave a comment